Kuliah Sistem Produksi

MODUL PERKULIAHAN SISTEM PRODUKSI

Modul 1 : Introduction to Production Systems
Modul 2 : Elements of Production Systems
Modul 3 : Manufacturing Operations
Modul 4 : Material Handling Systems
Modul 5 : Single Station Cell
Modul 6 : Group Technology & Cellular Manufacturing
Modul 7 : Line Balancing
Modul 8 : Capacity Requirement Planning
Modul 9 : Shop Floor Control
Modul 10 : Procurement Management
Modul 11 : Distribution Requirement Planning
Modul 12 : Lean Production & Just In Time
Modul 13 : Synchronous Manufacturing, Theory of Constraint & Drum Buffer Rope

Posted in Lecture notes | Tagged | Comments Off

Kuliah Pemodelan Sistem

MODUL PERKULIAHAN PEMODELAN SISTEM

Modul 1 : Pengantar Pemodelan Sistem
Modul 2 : Prinsip Dasar Sistem
Modul 3 : Dasar Pemodelan
Modul 4 : Metodologi Pengembangan Model
Modul 5 : Pemodelan Konseptual
Modul 6 : Model Verbal
Modul 7 : Rich Picture
Modul 8 : Mind Mapping
Modul 9 : Logic Model
Modul 10 : Influence Diagram
Modul 11 : Model Matematis

Posted in Lecture notes | Tagged | Comments Off

Kata-kata Yang Baik

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

KALIMAT THAYIBAH PERKATAAN YANG BAIK

Allah Ta’ala berfirman :

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِى ٱلسَّمَآءِ ۞ تُؤْتِىٓ أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا ۗ وَيَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ ۞ وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ ٱجْتُثَّتْ مِن فَوْقِ ٱلْأَرْضِ مَا لَهَا مِن قَرَارٍ ۞ه

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat thayibah (perkataan yang baik) seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat khabitsat (perkataan yang buruk) seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.” (QS. Ibrahim [14]:24-26)

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ ۞ه

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shaleh, dan berkata: ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri’.” (QS. Al-Fushilat [41]:33)

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ ۞ه

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al-Anfal [8]:2)

KALIMAT THAYIBAH atau perkataan yang baik mempunyai makna ungkapan dzikir mengingat kemuliaan Allah dengan menyebut dan memuji asma dan sifat-Nya dengan didasari akar keimanan dan aqidah tauhid yang teguh (menjauhi kesyirikan), berbatang syariah Islam sesuai tuntunan Rasulullah (menjauhi bid’ah), dan berbuah amal shaleh kebajikan (menjauhi kemungkaran) dengan keikhlasan dan keluhuran akhlak budi pekerti. Continue reading

Posted in Opinions | Tagged , | Comments Off

Silaturrahim

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

MENYAMBUNG TALI SILATURRAHIM DALAM IMAN DAN KEBENARAN

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ خَلَقَ الْخَلْقَ حَتَّى إِذَا فَرَغَ مِنْ خَلْقِهِ قَالَتْ الرَّحِمُ هَذَا مَقَامُ الْعَائِذِ بِكَ مِنْ الْقَطِيعَةِ قَالَ نَعَمْ أَمَا تَرْضَيْنَ أَنْ أَصِلَ مَنْ وَصَلَكِ وَأَقْطَعَ مَنْ قَطَعَكِ قَالَتْ بَلَى يَا رَبِّ قَالَ فَهُوَ لَكِ

“Sesungguhnya setelah Allah menciptakan semua makhluk, maka rahim pun berkata; ‘Inikah tempat bagi yang berlindung dari terputusnya silaturrahim (Menyambung silaturahim).’ Allah menjawab: ‘Benar. Tidakkah kamu rela bahwasanya Aku akan menyambung orang yang menyambungmu dan memutuskan yang memutuskanmu?’ Rahim menjawab; ‘Tentu, wahai Rabb’ Allah berfirman: ‘ltulah yang kamu miliki’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ وَلَكِنْ الْوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا

“Orang yang menyambung silaturrahim bukanlah orang yang memenuhi (menjaga hubungan yang sudah terjalin) akan tetapi orang yang menyambung silaturrahim adalah orang yang menyambungnya kembali ketika tali silaturrahim itu sempat terputus.” (HR. Bukhari dan Muslim)

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ يَعْنِي قَاطِعَ رَحِمٍ

“Tidak masuk surga orang yang memutuskan (yakni memutuskan silaturrahim).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah Ta’ala berfirman:

وَٱعْبُدُواْ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُواْ بِهِۦ شَيْـًٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُكُمْ ۞ه

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.” (QS. An-Nisa [4]:36)

وَٱلَّذِينَ يَنقُضُونَ عَهْدَ ٱللَّهِ مِنۢ بَعْدِ مِيثَٰقِهِۦ وَيَقْطَعُونَ مَآ أَمَرَ ٱللَّهُ بِهِۦٓ أَن يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِى ٱلْأَرْضِ ۙ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوٓءُ ٱلدَّارِ ۞ه

“Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam).” (QS. Ar-Ra’d [13]:25)

SILATURRAHIM atau menyambung tali persaudaraan mempunyai makna berbuat baik kepada karib kerabat (karena nasab dan/atau agama) dalam iman dan kebenaran sesuai dengan keadaan orang-orang yang akan tersambungkan. Perbuatan baik tersebut dalam wujud saling memberi salam, saling memaafkan, saling menjaga (menghormati dan melindungi), saling mengunjungi, saling membantu dalam kebaikan (memenuhi kebutuhan, membebaskan kesulitan dan menutup aib), dan lainnya.( Continue reading

Posted in Opinions | Tagged , | Comments Off

Sistem Produksi dan Jenisnya

Sistem Produksi adalah satu rangkaian operasi yang mengolah atau memproses input berupa bahan mentah (raw material), bahan setengah jadi (intermediate product), part, komponen dan/atau rakitan (subassembly) untuk menghasilkan output bernilai tambah (value added product) atau produk akhir (finished good) dengan mempergunakan sumber daya (resource) dari elemen teknologi (mesin, peralatan, fasilitas produksi dan energi) dan elemen organisasi (tenaga kerja, manajemen, informasi dan modal). Continue reading

Posted in Opinions | Tagged | Comments Off

Penggunaan Metode Heijunka Dalam Pemerataan Produksi Septic Tank Biofilter

PENGGUNAAN METODE HEIJUNKA DALAM PEMERATAAN PRODUKSI SEPTIC TANK BIOFILTER
Penulis : Rizki Fauzil Azhar, ARIF RAHMAN & Ihwan Hamdala

Abstrak : Sebuah perusahaan memproduksi septic tank biofilter berbagai macam ukuran mulai dari ukuran 0,5 M3 hingga 2 M3. Sistem produksi menerapkan FCFS (first come first serve) dimana mengedepankan pesanan yang dahulu datang dan ada untuk dikerjakan tanpa memperkirakan pola pergerakan pesanan yang bervariatif dan berfluktuatif. Sehingga apabila pesanan tiba-tiba dan jumlah besar, tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Continue reading

Posted in My Students | Tagged , , , | Comments Off

Analisis Interval Perawatan komponen Kritis Berdasarkan Nilai Availability Pada Conveyor

ANALISIS INTERVAL PERAWATAN KOMPONEN KRITIS BERDASARKAN NILAI AVAILABILITY PADA CONVEYOR
Penulis : Ricardo Sianipar, Ishardita Pambudi Tama & ARIF RAHMAN

Abstrak : Perusahaan penggilingan memproduksi bahan baku pembuatan semen. Terdapat satu grinding plant yang digunakan untuk menggiling batu kapur dan bahan baku tambahan lainnya. Perusahaan memiliki 8 buah mesin conveyor dan jika ada conveyor yang rusak akan mempengaruhi sistem produksinya. Komponen kritis dari conveyor yang memberikan dampak terbesar ketika terjadi kerusakan yaitu komponen bearing pulley, corner roller dan belt. Continue reading

Posted in My Students | Tagged , , , | Comments Off

Analisa Pengendalian Kualitas Produk Dengan Pendekatan Six Sigma Melalui Poka Yoke

ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA MELALUI POKA YOKE
Penulis : Aprilya Ruliyanti Haryono, ARIF RAHMAN & Remba Yanuar Efranto

Abstrak : Perusahaan percetakan menghasilkan produk koran, tabloid, majalah, buku dan produk media cetak lainnya. Terdapat cacat produk koran pada saat awal dan akhir proses produksi di mesin cetak webb offset. Jumlah cacat produk koran per hari mencapai 2.200 eksemplar dari total produksi sebanyak 91.800 eksemplar perhari. Continue reading

Posted in My Students | Tagged , , , | Comments Off

Penjadwalan Produksi Dan Pengendalian Buffer Dengan Theory Of Constraints

PENJADWALAN PRODUKSI DAN PENGENDALIAN BUFFER DENGAN THEORY OF CONSTRAINTS
Penulis : Wildan Achzani, ARIF RAHMAN & Ceria Farela Mada Tantrika

Abstrak : Perusahaan manufaktur kemasan plastik mempunyai permasalahan perencanaan produksi karena perbedaan kapasitas antar stasiun kerja yang signifikan. Penelitian ini melakukan penjadwalan produksi dan pengendalian buffer dengan menggunakan lima langkah Theory of Constraints (TOC). Continue reading

Posted in My Students | Tagged , , , , | Comments Off

Penjadwalan Teknisi A/P Dan E/A Menggunakan Metode Goal Programming Pada Outstation Service PT. GMF Aeroasia

PENJADWALAN TEKNISI A/P DAN E/A MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMING PADA OUTSTATION SERVICE PT. GMF AEROASIA
Penulis : Nabil Raja Damanik, ARIF RAHMAN & Ceria Farela Mada Tantrika

Abstrak : Perusahaan penerbangan bergerak dalam bidang Maintenance, Repair dan Overhaul (MRO) pesawat terbang. Untuk mewujudkan visinya di masa mendatang, maka perusahaan memerlukan pengembangan skema bisnis. Salah satu skema bisnisnya adalah peningkatan kapasitas dan kapabilitas jumlah dan jenis pesawat yang bisa ditangani di Outstation Service (OSA) milik mereka. Continue reading

Posted in My Students | Tagged , , , , , | Comments Off