Author Archives: Arif Rahman

Allah Menghendaki Kebaikan Bagi Hamba-Nya

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

BARANGSIAPA YANG ALLAH MENGHENDAKI KEBAIKAN BAGINYA

Allah Ta’ala berfirman:

وَإِن يَمْسَسْكَ ٱللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُۥٓ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِن يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَآدَّ لِفَضْلِهِۦ ۚ يُصِيبُ بِهِۦ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۚ وَهُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ ۞ه

“Jika Allah menghendaki menimpakan keburukan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki memberikan kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yunus [10]:107)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يُرْسَلُ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ فَوَالَّذِي لَا إِلَهَ غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا

“Sesungguhnya seorang manusia mulai diciptakan dalam perut ibunya setelah diproses selama empat puluh hari (nuthfah). Kemudian menjadi segumpal daging (‘alaqah) pada empat puluh hari berikutnya. Lalu menjadi segumpal daging (mudhghah) pada empat puluh hari berikutnya. Setelah empat puluh hari berikutnya, Allah pun mengutus seorang malaikat untuk menghembuskan ruh ke dalam dirinya dan diperintahkan untuk menulis empat hal; rezekinya, ajalnya, amalnya, dan sengsara atau bahagianya.’ Demi Allah yang tiada Tuhan selain Dia, sungguh ada seseorang darimu yang mengerjakan amal perbuatan ahli surga, hingga jarak antara dirinya dan surga hanyalah satu hasta, namun suratan takdir rupanya ditetapkan baginya hingga ia mengerjakan amal perbuatan ahli neraka dan akhirnya ia pun masuk neraka. Ada pula orang yang mengerjakan amal perbuatan ahli neraka, hingga jarak antara ia dan neraka hanya satu hasta, namun suratan takdir rupanya ditetapkan baginya hingga kemudian ia mengerjakan amal perbuatan ahli surga dan akhirnya ia pun masuk surga.” (HR. Muslim)

Allah Ta’ala Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Allah Ta’ala Maha Pengampun dan Maha Adil.
Apakah manusia menginginkan kebaikan bagi dirinya atau dia “menolak” kebaikan bagi dirinya? Continue reading

Sedikit Tertawa Banyak Menangis

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

SEDIKIT TERTAWA BANYAK MENANGIS

Allah Ta’ala berfirman:

فَلْيَضْحَكُواْ قَلِيلًا وَلْيَبْكُواْ كَثِيرًا جَزَآءًۢ بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ ۞ه

“Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. At-Taubah [9]:82)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ وَاللَّهِ لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا وَلَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا

“Hai umat Muhammad, demi Allah, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa.” (HR. Muslim)

Tadabbur, Tafakkur dan Tadzakkur Al-Quran

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

TAHSIN, TADARUS, TADABBUR, TAFAKKUR DAN TADZAKKUR MENJADIKAN AL-QURAN SEBAGAI PETUNJUK

Allah Ta’ala berfirman:

وَإِذَا قُرِئَ ٱلْقُرْءَانُ فَٱسْتَمِعُواْ لَهُۥ وَأَنصِتُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ ۞ه

“Dan apabila dibacakan Al-Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-A’raf [7]:204)

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ ۞ه

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al-Anfal [8]:2)

إِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلْعِلْمَ مِن قَبْلِهِۦٓ إِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ سُجَّدًا ۞ه

“Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al-Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud” (QS. Al-Isra’ [17]:107)

إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُ ٱلرَّحْمَٰنِ خَرُّواْ سُجَّدًا وَبُكِيًّا ۞ه

“Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.” (QS. Maryam [19]:58)

Continue reading

Kuliah E-Commerce dan E-Business

MODUL PERKULIAHAN E-COMMERCE DAN E-BUSINESS

Modul 1 : Introduction to E-Commerce and E-Business
Modul 2 : Types of E-Commerce
Modul 3 : E-Commerce Business Model
Modul 4 : E-Marketing: Sell-side E-Commerce
Modul 5 : E-Procurement: Buy-side E-Commerce
Modul 6 : Cyber Law, Cyber Crime and Security
Modul 7 : Traffic Analysis and Measuring
Modul 8 : Payment System at E-Commerce
Modul 9 : Delivery System at E-Commerce
Modul 10 : Social Media Marketing, ref
Modul 11 : Blogs for E-Commerce, ref
Modul 12 : Twitter for E-Commerce, ref
Modul 13 : Facebook for E-Commerce, ref
Modul 14 : Linkedin for E-Commerce, ref


Lecture Notes

Referensi

Evaluasi Deviasi dari Aproksimasi Frekuensi Kejadian Perawatan Korektif dan Preventif

EVALUASI DEVIASI DARI APROKSIMASI FREKUENSI KEJADIAN PERAWATAN KOREKTIF DAN PREVENTIF
Pemakalah : ARIF RAHMAN

Abstrak : Dalam manajemen perawatan yang menerapkan strategi perawatan preventif, masih tetap mempunyai resiko terjadinya kegagalan sebelum perawatan preventif dilaksanakan. Penentuan interval waktu perawatan preventif berkaitan dengan nilai keandalan dan probabilitas kegagalan dari alat yang dirawat. Semakin pendek interval waktu perawatan preventif, maka nilai keandalan semakin tinggi dan probabilitas kegagalan semakin rendah. Namun hal ini juga berdampak pada meningkatnya frekuensi perawatan preventif dan menurunnya frekuensi perawatan korektif. Continue reading

Apa Definisi Ghuraba’?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

GHURABA’ TEGUH MENYAMPAIKAN KEBENARAN MESKI DIPERASINGKAN

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ

“Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah ghuraba’ (orang-orang yang terasing).” (HR. Muslim).

طُوبَى لِلْغُرَبَاءِ طُوبَى لِلْغُرَبَاءِ طُوبَى لِلْغُرَبَاءِ فَقِيلَ مَنْ الْغُرَبَاءُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ نَاسٌ صَالِحُونَ فِي نَاسِ سَوْءٍ كَثِيرٍ مَنْ يَعْصِيهِمْ أَكْثَرُ مِمَّنْ يُطِيعُهُمْ

“Keberuntungan bagi ghuraba’ (orang-orang yang terasing), keberuntungan bagi ghuraba’, keberuntungan bagi ghuraba’.” Ada yang bertanya; “Siapakah ghuraba’ itu wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Mereka adalah orang-orang shalih hidup di tengah-tengah orang-orang buruk yang banyak, orang-orang yang menentangnya lebih banyak daripada orang-orang yang mentaatinya.” (HR. Ahmad).

بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا ثُمَّ يَعُودُ غَرِيبًا كَمَا بَدَأَ فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَنْ الْغُرَبَاءُ قَالَ الَّذِينَ يُصْلِحُونَ إِذَا فَسَدَ النَّاسُ

“Islam muncul dalam keadaan asing dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah ghuraba’ (orang-orang yang terasing)”. Ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah ghuraba’ itu?” Beliau menjawab, “Orang-orang yang berbuat baik di saat manusia telah rusak.” (HR. Ahmad).

إِنَّ الْإِسْلَامَ بَدَأَ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ قَالَ قِيلَ وَمَنْ الْغُرَبَاءُ قَالَ النُّزَّاعُ مِنْ الْقَبَائِلِ

“Sesungguhnya Islam itu muncul dalam keadaan asing dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah ghuraba’ (orang-orang yang terasing).” Ada yang bertanya, “Siapakah ghuraba’ itu?” beliau menjawab: “Orang-orang yang terpisah (berseberangan) dari kabilah-kabilah (yang sesat).” (HR. Ibnu Majah dan Ad-Darimi).

إِنَّ الدِّينَ بَدَأَ غَرِيبًا وَيَرْجِعُ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ الَّذِينَ يُصْلِحُونَ مَا أَفْسَدَ النَّاسُ مِنْ بَعْدِي مِنْ سُنَّتِي

“Sesungguhnya Islam itu muncul dalam keadaan asing dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah ghuraba’ (orang-orang yang terasing), yaitu orang orang yang memperbaiki sunnahku di saat manusia merusak sunnah-sunnah ku” (HR. At-Tirmidzi).

GHURABA’ atau orang-orang terasing mempunyai makna orang yang memegang teguh islam dan iman dengan menggenggam kuat Al-Quran dan Hadits, serta senantiasa menyerukan amar ma’ruf nahi munkar di saat masyarakat sekitarnya telah banyak tersesat. Continue reading

Logistik

Logistik adalah fungsi organisasi yang mencakup serangkaian proses untuk merencanakan, menjalankan dan mengendalikan aliran material atau sumber daya lainnya, mencakup aktivitas pengadaan, pengolahan, perpindahan, pengemasan, penyimpanan, pendistribusian, penanganan dan pemeliharaan untuk memastikan ketersediaan material atau sumber daya tersebut pada lokasi yang tepat di saat yang tepat dengan kualitas yang tepat dalam jumlah yang tepat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan atau permintaan secara efektif. Continue reading

Perawatan

Perawatan adalah fungsi organisasi yang mencakup serangkaian proses untuk merencanakan, mengendalikan dan memelihara keandalan (reliability) dan ketersediaan (availability) sistem, aset atau teknologi agar dapat beroperasi fungsionalnya secara efektif sesuai standar mutu dan kinerja yang diharapkan dalam menjamin keberlangsungan operasional organisasi. Continue reading