Logistik

Logistik adalah fungsi organisasi yang mencakup serangkaian proses untuk merencanakan, menjalankan dan mengendalikan aliran material atau sumber daya lainnya, mencakup aktivitas pengadaan, pengolahan, perpindahan, pengemasan, penyimpanan, pendistribusian, penanganan dan pemeliharaan untuk memastikan ketersediaan material atau sumber daya tersebut pada lokasi yang tepat di saat yang tepat dengan kualitas yang tepat dalam jumlah yang tepat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan atau permintaan secara efektif.

Aktivitas dalam fungsi logistik adalah :
a. Pengadaan (procurement) adalah aktivitas untuk memperoleh suplai atau pasokan material atau sumber daya sesuai dengan spesifikasi dan kuantitas yang diperlukan. Proses pengadaan antara lain dengan melalui pembelian, produksi, pengambilan dari sumber yang dikuasai sendiri (pertambangan, pertanian, dll).
b. Pengolahan (transformation) adalah aktivitas untuk memproses material atau sumber daya sehingga mempunyai nilai tambah sesuai dengan spesifikasi yang diperlukan. Proses pengolahan dapat mengubah, menggabungkan, menambahkan, menguraikan atau mengurangi melalui proses fisika atau proses kimiawi.
c. Perpindahan (transportation) adalah aktivitas untuk memindahkan material atau sumber daya dari lokasi asal ke lokasi tujuan pada saat yang diperlukan. Proses perpindahan dapat terjadi di dalam atau di luar organisasi.
d. Pengemasan (packaging) adalah aktivitas untuk memberikan kemasan pada material atau sumber daya agar memberikan kemudahan dan keamanan selama penyimpanan, penanganan dan perpindahannya. Proses pengemasan antara lain dengan mengisikan material atau sumber daya dalam kemasan, membungkusnya dan/atau melindunginya.
e. Penyimpanan (warehousing) adalah aktivitas untuk mengumpulkan material atau sumber daya di dalam stok persediaan agar tersedia dengan jumlah yang diperlukan. Proses penyimpanan antara lain dilakukan dengan menggabungkan (wujud gas, cair atau bulk), menumpuk (sesuai bentuk kemasan dengan/tanpa palet), menaruh di rak (tertutup atau terbuka).
f. Pendistribusian (distribution) adalah aktivitas untuk memilah-milah material atau sumber daya sesuai jumlah kebutuhan masing-masing yang diperlukan. Proses pendistribusian antara lain dengan mengelompokkan, membagi dan menyebarkan.
g. Penanganan (handling) adalah aktivitas untuk mengatur material atau sumber daya agar terkondisikan pada posisi yang diperlukan. Proses penanganan dapat dilakukan secara manual dan/atau menggunakan alat bantu untuk memegang, menahan, memutar, menyortir, mengarahkan atau memindahkan (jarak relatif dekat).
h. Pemeliharaan (maintain) adalah aktivitas untuk merawat material atau sumber daya agar dapat terjamin dalam toleransi kualitas yang diperlukan. Proses pemeliharaan dapat dilakukan memeriksa, menjaga dan memperbaiki.

Allah Ta’ala berfirman:

وَٱلَّذِينَ إِذَآ أَنفَقُواْ لَمْ يُسْرِفُواْ وَلَمْ يَقْتُرُواْ وَكَانَ بَيْنَ ذَٰلِكَ قَوَامًا ۞ه

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan, mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (QS. Al-Furqan [25]:67)

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنفِقُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ ۞ه

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu.” (QS. Al-Baqarah [2]:267)

فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُواْ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُواْ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ وَٱذْكُرُواْ ٱللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ۞ه

“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Jumuah [62]:10)

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

أَمْسِكْ عَلَيْكَ بَعْضَ مَالِكَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكَ

“Simpanlah sebagian hartamu karena itu lebih baik bagimu” (HR. Bukhari)

لَيْسَ فِي الْعَرْضِ زَكَاةٌ إِلَّا أَنْ يُرَادَ بِهِ التِّجَارَةُ

“Tidak ada kewajiban zakat pada barang, kecuali jika dimaksudkan untuk diperjualbelikan” (HR. Baihaqi dan Syafi’i)

لَا يَحْتَكِرُ إِلَّا خَاطِئٌ

“Tidaklah orang yang menimbun (ihtikar) barang, melainkan ia berdosa karenanya.” (HR. Muslim)
*)Ihtikar bermakna menimbun barang melebihi kebutuhan hingga waktu tertentu dengan harapan menahannya sampai terjadi kenaikan harga. Ihtikar merupakan perbuatan tercela, apalagi jika bermaksud untuk merusak pasar agar terjadi lonjakan harga akibat kelangkaan suplai yang tidak mampu memenuhi besarnya permintaan.

Jenis Material atau sumber daya yang dikelola fungsi logistik :
a. Bahan baku, bahan pendukung, barang setengah jadi, produk akhir, produk sampingan.
b. Komponen, suku cadang atau bahan untuk operasional atau perawatan (MRO, maintenance-repair-operation).
c. Fasilitas, peralatan, mesin, alat bantu
d. Sumber daya manusia
e. Energi
f. Informasi

This entry was posted in Opinions and tagged . Bookmark the permalink.