Tag Archives: availability

Perencanaan Interval Perawatan Komponen Mesin Dengan Metode FTA Untuk Meningkatkan Availability

PERENCANAAN INTERVAL PERAWATAN KOMPONEN MESIN DENGAN METODE FTA UNTUK MENINGKATKAN AVAILABILITY
Penulis : Pradita Dyah Saputri, ARIF RAHMAN & Dwi Hadi Sulistyarini

Abstrak : Perusahaan manufaktur produsen kayu lapis (plywood) mempergunakan 17 jenis mesin yang memiliki spesifikasi yang berbeda. Salah satu mesin pada perusahaan ini adalah mesin Rotary Spindle 9ft yang memiliki downtime paling tinggi dibandingkan mesin lain. Continue reading

Analisis Interval Perawatan komponen Kritis Berdasarkan Nilai Availability Pada Conveyor

ANALISIS INTERVAL PERAWATAN KOMPONEN KRITIS BERDASARKAN NILAI AVAILABILITY PADA CONVEYOR
Penulis : Ricardo Sianipar, Ishardita Pambudi Tama & ARIF RAHMAN

Abstrak : Perusahaan penggilingan memproduksi bahan baku pembuatan semen. Terdapat satu grinding plant yang digunakan untuk menggiling batu kapur dan bahan baku tambahan lainnya. Perusahaan memiliki 8 buah mesin conveyor dan jika ada conveyor yang rusak akan mempengaruhi sistem produksinya. Komponen kritis dari conveyor yang memberikan dampak terbesar ketika terjadi kerusakan yaitu komponen bearing pulley, corner roller dan belt. Continue reading

Perencanaan Strategi Dan Kebijakan Perawatan Mesin Granulasi Berdasarkan Evaluasi Nilai Efektivitas Peralatan Produksi

PERENCANAAN STRATEGI DAN KEBIJAKAN PERAWATAN MESIN GRANULASI BERDASARKAN EVALUASI NILAI EFEKTIVITAS PERALATAN PRODUKSI
Penulis : Aldi Sebastian, ARIF RAHMAN & Remba Yanuar Efranto

Abstrak : Perusahaan penghasil pupuk organik non sintetis menggunakan mesin granulasi dalam sistem produksinya. Mesin granulasi merupakan peralatan pencampur bahan baku berupa kompos dan cairan kimia organik untuk menghasilkan pupuk granul. Mesin granulasi terdiri dari tiga alat, yaitu pan granulator, rotary dryer dan rotary screen. Continue reading

Analisis Kendala Pada Electrolytic Tinning Line Berdasarkan OEE, OLE, Dan OTE

ANALISIS KENDALA PADA ELECTROLYTIC TINNING LINE BERDASARKAN OEE, OLE, DAN OTE
Penulis : Arfa Winiartika, ARIF RAHMAN & Rakhmat Himawan

Abstrak : Perusahaan manufaktur memproduksi tinplate dengan menggunakan Electrolytic Tinning Line. Electrolytic Tinning Line mencakup 7 tahapan proses permesinan yang berurutan yaitu entry section, cleaning, pickling, plating, reflow, chemical treatment, dan exit section. Terdapat beberapa masalah yang terjadi, antara lain tidak terpenuhinya target produksi dan tingginya downtime. Continue reading

Pengukuran Overall Equipment Effectiveness Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Efektivitas Mesin Carding

PENGUKURAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NILAI EFEKTIVITAS MESIN CARDING
Penulis : Herwindo, ARIF RAHMAN & Rahmi Yuniarti

Abstrak : Perusahaan yang bergerak pada sektor industri tekstil dengan produk berupa benang tenun. Proses produksi benang tenun mengalami enam tahapan permesinan yang diantaranya mesin blowing, carding, drawing, speeding, ring spinning, dan mach cone. Dari keenam tahapan permesinan tersebut, mesin carding mengalami kendala paling banyak dibandingkan yang lain. Continue reading

Analisis Total Productive Maintenance Pada Mesin Carding Cotton Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness

ANALISIS TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE PADA MESIN CARDING COTTON DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS
Penulis : Yudika Rustam Efendi Sitinjak, ARIF RAHMAN & Remba Yanuar Efranto

Abstrak : Perawatan yang tepat pada mesin dapat meningkatkan keefektifan penggunaan mesin tersebut serta mengurangi losses. Mesin carding cotton merupakan salah satu mesin yang penting dalam proses produksi benang. Mesin carding cotton memiliki downtime tertinggi sehingga tingkat efektivitas penggunaannya perlu dianalisis. Continue reading

Perencanaan Preventive Maintenance Komponen Cane Cutter Dengan Pendekatan Age Replacement

PERENCANAAN PREVENTIVE MAINTENANCE KOMPONEN CANE CUTTER I DENGAN PENDEKATAN AGE REPLACEMENT
Penulis : Shabrina Dyah Mutiara, ARIF RAHMAN & Ihwan Hamdala

Abstrak : Sistem maintenance yang baik diperlukan Pabrik Gula yang mengolah bahan baku tebu menjadi produk gula pasir. Dalam sistem maintenance-nya, Pabrik Gula melaksanakan penggantian komponen dengan menerapkan corrective maintenance. Data historis kerusakan belum digunakan sebagai acuan untuk merencanakan preventive maintenance. Salah satu fasilitas produksi yang sangat penting adalah mesin cane cutter I yang memegang fungsi utama dalam size reduction tebu. Continue reading

Strategi Perawatan Pada Mesin Amut Dengan Konsep Total Productive Maintenance

STRATEGI PERAWATAN PADA MESIN AMUT 1 DENGAN KONSEP TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE
Penulis : Tabita Nurlestari, ARIF RAHMAN & Rakhmat Himawan

Abstrak : Strategi perawatan yang sesuai dengan kebutuhan komponen mesin dapat mengurangi besar losses dan meningkatkan produktivitas proses produksi. Mesin produksi cup plastik AMUT 1 merupakan salah satu peralatan thermoforming di perusahaan manufaktur penghasil cup air mineral yang akan dievaluasi efektivitasnya, dikarenakan memiliki nilai downtime yang besar. Continue reading

Analisis Overall Equipment Effectiveness Dalam Meminimasi Six Big Losses Pada Mesin Produksi Dual Filters

ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DALAM MEMINIMALISI SIX BIG LOSSES PADA MESIN PRODUKSI DUAL FILTERS DD07
Penulis : Dinda Hesti Triwardani, ARIF RAHMAN & Ceria Farela Mada Tantrika

Abstrak : Losses dapat mengurangi efektifitas penggunaan peralatan dalam kegiatan proses produksi. Mesin produksi Dual Filters DD07 merupakan salah satu peralatan produksi di perusahaan manufaktur filter rokok. Pengukuran tingkat efektifitas mesin Dual Filters DDO7 menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengetahui nilai availability, performance dan quality. Continue reading

Implementasi Total Productive Maintenance Sebagai Penunjang Produktivitas Dengan Pengukuran Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Rotary

IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE SEBAGAI PENUNJANG PRODUKTIVITAS DENGAN PENGUKURAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA MESIN ROTARY KTH-8
Penulis : Afif Fahmi, ARIF RAHMAN & Remba Yanuar Efranto

Abstrak : Produsen tembakau iris dihadapi permasalahan downtime mesin pada mesin Rotary yang berfungsi sebagai pemotong daun tembakau. Downtime mesin yang besar berdampak pada tingkat produktivitas. Untuk dapat meningkatkan produktivitas maka dilakukan implementasi Total Productive Maintenance (TPM) dengan pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE). Continue reading