Tag Archives: line balancing

Analisis Line Balancing dengan Metode Heuristik Untuk Meminimasi Waktu Menganggur Pada Closing Line Di Perusahaan Sepatu

ANALISIS LINE BALANCING DENGAN METODE HEURISTIK UNTUK MEMINIMASI WAKTU MENGANGGUR PADA CLOSING LINE DI PERUSAHAAN SEPATU
Penulis : Hadinda Fitri Permatasari, ARIF RAHMAN & Ceria Farela Mada Tantrika

Abstrak : Produksi tidak seimbang dan tidak efisien terjadi di closing line, salah satu lintasan produksi di pabrik sepatu. Waktu yang dibutuhkan pada beberapa stasiun kerja memiliki selisih yang cukup jauh dari waktu siklus, yang menyebabkan besarnya waktu menganggur. Sekitar 54,44% dari total waktu produksi merupakan menganggur. Continue reading

Penerapan Shojinka pada Perencanaan Tenaga Kerja dalam Kerja Berkelompok

PENERAPAN SHOJINKA PADA PERENCANAAN TENAGA KERJA DALAM KERJA BERKELOMPOK
Pemakalah : ARIF RAHMAN

Abstrak : Pelaksanaan tugas atau pekerjaan terkadang dilaksanakan dalam kerja berkelompok. Banyaknya orang yang dibutuhkan tiap tugas juga tidak seragam. Kebutuhan tenaga kerja perlu direncanakan dan dikendalikan dengan baik. Penerapan shojinka memungkinkan untuk mengatur jumlah tenaga kerja secara fleksibel. Teknik shojinka merencanakan tenaga kerja dengan mengelompokkan tugas yang juga memperhatikan kebutuhan tenaga kerja pada tiap tugasnya. Continue reading

Implementasi Shojinka Pada Perencanaan Produksi Agregat Dengan Pengaturan Tenaga Kerja dan Pembagian Kerja Fleksibel

IMPLEMENTASI SHOJINKA PADA PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT DENGAN PENGATURAN TENAGA KERJA DAN PEMBAGIAN KERJA FLEKSIBEL
Pemakalah : ARIF RAHMAN

Abstrak : Terdapat dua strategi murni utama dalam perencanaan produksi agregat, yaitu strategi mengikuti permintaan (chase demand strategy) dan strategi produksi konstan (level production strategy). Continue reading

Penerapan Shojinka Dalam Fleksibilitas Produksi Pada Lintasan Perakitan

PENERAPAN SHOJINKA DALAM FLEKSIBILITAS PRODUKSI PADA LINTASAN PERAKITAN
Pemakalah : Bambang Indrayadi, ARIF RAHMAN, Gery Hardhiarto

Abstrak : Perubahan jumlah permintaan yang berfluktuasi menyulut problema perencanaan produksi. Penentuan jumlah produksi secara fleksibel melalui strategi mengikuti permintaan (chase demand strategy) dapat ditempuh dengan mengatur jumlah tenaga kerja. Continue reading