Perbaikan Sistem Pelayanan Nasabah Dengan Menggunakan Metode Simulasi

PERBAIKAN SISTEM PELAYANAN NASABAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI
Penulis : Muhammad Lutfi Bahtiar, Ishardita Pambudi Tama & ARIF RAHMAN

Abstrak : Antrian merupakan sebuah garis tunggu untuk mendapatkan pelayanan. Antrian timbul disebabkan oleh kebutuhan akan layanan melebihi kemampuan (kapasitas) pelayan atau fasilitas layanan, sehingga pengguna fasilitas yang tiba tidak bisa segera mendapat layanan disebabkan kesibukan layanan. Penelitian ini menerapkan teori antrian dengan menggunakan metode simulasi untuk mengevaluasi sistem antrian yang ada dalam pelayanan nasabah. Kedatangan nasabah dalam penelitian ini diasumsikan mengikuti proses poisson nonhomogen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kejadian untuk membuat model simulasi. Dari hasil output sistem yang telah diperbaiki dimana jumlah teller ditambah menjadi 2 orang teller, dapat dilihat panjang antrian rata-rata turun dalam selang kepercayaan 5,899 – 6,903 nasabah dan panjang antrian maksimal adalah 28 nasabah, sedangkan waktu menunggu rata-rata nasabah turun dalam selang kepercayaan 18,411 – 18,413 menit dan utilitas teller turun dalam selang kepercayaan 64,704 – 73,694 %. Dari hasil output program simulasi hasil perbaikan panjang antrian maksimal yang terjadi adalah 28 nasabah, sehingga rekomendasi perbaikan yang diusulkan adalah penambahan teller menjadi 2 orang dan penambahan jumlah tempat duduk menjadi 28 tempat duduk.
Kata kunci : Teori antrian, Simulasi, Proses Poisson Nonhomogen, Pendekatan Kejadian, Panjang Antrian

IMPROVEMENT OF BANK CUSTOMER SERVICE SYSTEM USING SIMULATION

Abstract : Queuing is a waiting line to get service. Queuing occurs when the demand for services exceeds the capability (capacity) servers or service facilities, so the customers that arrived could not immediately get the service due to busyness of service. This study applies the queuing theory and simulation to evaluate the queuing system at customer service. The arrival of customers follow nonhomogeneous poisson process. This study uses the event approach to create a simulation model. It recommends to increase the number of server into 2 tellers. The results shows that the confidence interval of average queuing length is within 5.899 to 6.903 customers and the maximum queuing length is 28 customers. The confidence interval of average waiting time is within 18.411 to 18.413 minutes. The confidence interval of teller utilities is within 64.704% to 73.694%. Based on the results, it recommends to increase server into 2 tellers and increase queuing facility into 28 seats.
Keywords : Queuing Theory, Simulation, Nonhomogeneous Poisson Process, Event Approach, Queuing Length

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2 No 1 thn 2014, pp 196-206
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.