Analisis Perbandingan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Pendekatan Metode Economic Order Quantity Dan Metode Kanban

ANALISIS PERBANDINGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN PENDEKATAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DAN METODE KANBAN
Penulis : Arga Mahardhika, ARIF RAHMAN & Remba Yanuar Efranto

Abstrak : Pengendalian persediaan merupakan satu masalah penting yang dihadapi oleh perusahaan. PT Suzuki Indomobil Motor Plant Tambun II beberapa kali mengalami kekurangan persediaan komponen. Kekurangan tersebut mengakibatkan proses produksi terhambat. Penelitian ini membandingkan dua metode pengendalian persediaan, yakni metode Economic Order Quantity (EOQ) dan metode kanban. Metode EOQ berfokus pada menentukan kuantitas pemesanan, safety stock, Reorder Point, stok persediaan maksimal dan stok persediaan rata-rata. Metode kanban berfokus pada menentukan jumlah kartu kanban yang dibutuhkan, kuantitas yang diwakili satu kanban, stok persediaan maksimal dan stok persediaan rata-rata. Analisa komparasi dilakukan dengan membandingkan total inventory cost dari kedua metode. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa metode EOQ lebih baik daripada metode kanban. Perbandingan total inventory cost pada metode kanban sebesar Rp. 19.800.000 lebih besar daripada total inventory cost pada metode EOQ hanya sebesar Rp. 2.800.000. Karena menggunakan prinsip zero inventory, tingkat stok persediaan pada metode kanban lebih baik daripada metode EOQ. Namun tingginya ongkos pesan, metode kanban menjadi kurang efisien. Untuk dapat menerapkan metode kanban, perusahaan harus menekan biaya pemesanan menjadi Rp. 46.969, dengan mengembangkan sistem keiretsu dan kemitraan dengan supplier.
Kata kunci : Persediaan Komponen, Pengendalian Persediaan, Economic Order Quantity, Kanban, Total Inventory Cost

COMPARATIVE ANALYSIS OF RAW MATERIAL INVENTORY CONTROL BETWEEN ECONOMIC ORDER QUANTITY METHOD AND KANBAN METHOD

Abstract : Inventory control is an important issue in business. PT Suzuki Indomobil Motor Plant Tambun II sometimes has shortages of components. The shortages affects production process inhibited. This study compared two methods of inventory control, between Economic Order Quantity (EOQ) method and kanban method. EOQ method focuses on determining the order quantity, safety stock, Reorder Point, and stock level. Kanban method focuses on determining the number of kanban, the lot size each kanban, and stock level. Comparative analysis compares the total inventory cost of both methods. The results shows the EOQ method is more efficient than kanban method. The total inventory cost on kanban method is Rp. 19,8000,000, while the total inventory cost on EOQ method is Rp. 2,800,000. Because of zero inventory principles, stock level on kanban method is less than stock level on the EOQ method. But the expensive ordering cost makes kanban method becomes less efficient. To apply kanban method, the company must negotiate the ordering cost below Rp. 46,969, by developing the keiretsu system and supplier partnerships.
Keywords : Components Inventory, Inventory Control, Economic Order Quantity, Kanban, Total Inventory Cost.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 1 No 3 thn 2013, pp 454-463
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , . Bookmark the permalink.