Implementasi Total Productive Maintenance Sebagai Penunjang Produktivitas Dengan Pengukuran Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Rotary

IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE SEBAGAI PENUNJANG PRODUKTIVITAS DENGAN PENGUKURAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA MESIN ROTARY KTH-8
Penulis : Afif Fahmi, ARIF RAHMAN & Remba Yanuar Efranto

Abstrak : Produsen tembakau iris dihadapi permasalahan downtime mesin pada mesin Rotary yang berfungsi sebagai pemotong daun tembakau. Downtime mesin yang besar berdampak pada tingkat produktivitas. Untuk dapat meningkatkan produktivitas maka dilakukan implementasi Total Productive Maintenance (TPM) dengan pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE). Langkah yang dilakukan yaitu melakukan pengukuran OEE untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi dari six big losses. Setelah itu mengidentifikasikan penyebab permasalahan dengan menggunakan fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OEE Mesin Rotary KTH-8 sebesar 73,456%. Faktor yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah performance rate, terutama pada speed losses, salah satu dari six big losses. Rekomendasi untuk meningkatkan nilai OEE pada mesin Rotary KTH-8 yaitu dengan dilaksanakan autonomous maintenance oleh operator produksi, memberikan pelatihan bagi teknisi maintenance, dan merencanakan perawatan preventive pada komponen knifedrum.
Kata kunci : Downtime, Produktivitas, Total Productive Maintenance (TPM), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Fishbone Diagram

IMPLEMENTATION OF TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE TO SUPPORT PRODUCTIVITY BASED ON OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS OF ROTARY MACHINE KTH-8

Abstract : Shredded tobacco manufacturers faced Rotary machine downtime problems. Rotary machine KTH-8 serves as cutting tobacco leaves. Large machine downtime affects productivity levels. To improve the productivity, it will implement Total Productive Maintenance (TPM) and measure Overall Equipment Effectiveness (OEE). The study measure OEE to determine the significant factors from six big losses that reduce productivity. Then, it identifies the causes of problem by using a fishbone diagram. The result shows that OEE of Rotary machine KTH-8 is 73.456%. Performance rate is affecting low value of the OEE. The major factor is speed losses, one of the six big losses. To improve OEE of Rotary machine, the study proposes several recommendation, such as to apply autonomous maintenance conducted by production operators, to provide training for maintenance technicians, and to plan preventive maintenance on knifedrum components.
Keywords : Downtime, Productivity, Total Productive Maintenance (TPM), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Fishbone Diagram

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 1 No 1 thn 2013, pp 75-84
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.