Analisa Desain Eksperimen Pembuatan Batako Berbahan Alternatif Lumpur Lapindo Dan Fly Ash Dengan Metode Taguchi

ANALISA DESAIN EKSPERIMEN PEMBUATAN BATAKO BERBAHAN ALTERNATIF LUMPUR LAPINDO DAN FLY ASH DENGAN METODE TAGUCHI
Penulis : Chandra Prasetya, ARIF RAHMAN & Remba Yanuar Efranto

Abstrak : Batako merupakan bahan bangunan alternatif yang tersusun dari komposisi semen, air, dan agregat pengisi yang terdiri dari kerikil dan pasir. Terdapat bahan limbah yang memiliki kesamaan karakteristik dengan bahan baku batako, antara lain lumpur Lapindo yang mirip pasir dan fly ash yang mirip semen. Penelitian ini melakukan eksperimen untuk mengembangkan produk batako dengan berbahan alternatif lumpur Lapindo dan fly ash. Desain eksperimen mempergunakan metode Taguchi. Penelitian menentukan empat faktor eksperimen yang mempengaruhi karakteristik kualitas kuat tekan pada batako meliputi rasio faktor air-semen, rasio semen-agregat, rasio komposisi semen-fly ash, serta rasio pasir-lumpur Lapindo. Berdasarkan anova menunjukkan dari keempat faktor tersebut yang memiliki pengaruh signifikan yaitu rasio faktor air-semen (F hitung sebesar 18,0899) dan rasio semen-agregat (F hitung sebesar 8,4769), sedangkan faktor rasio komposisi semen-fly ash (F hitung sebesar 1,2233) dan rasio pasir-lumpur Lapindo (F hitung sebesar 1,3077) tidak mempengaruhi kuat tekan batako secara signifikan. Sehingga pembuatan batako dapat mempergunakan fly ash menggantikan semen dan lumpur lapindo menggantikan pasir. Eksperimen konfirmasi menghasilkan kuat tekan batako optimal sebesar 6,8475 Mpa.
Kata kunci : Batako, Fly Ash, Lumpur Lapindo, Desain Eksperimen, Metode Taguchi, Kuat Tekan

ANALYSIS OF EXPERIMENTAL DESIGN ON CONCRETE BRICK DEVELOPMENT WITH LAPINDO MUD AND FLY ASH USING TAGUCHI METHOD

Abstract : Concrete brick is an alternative building materials composed of cement, water and coarse aggregate consisting of gravel and sand. There are wastes that has similar characteristics of these materials. Lapindo mud is similar to sand and fly ash is similar to cement. This study conducts experiments to develop alternative concrete bricks made from Lapindo mud and fly ash. The design of experiments use the Taguchi method. It defines four factors that affect the compressive strength of the concrete brick, including water-cement ratio, aggregate-cement ratio, the ratio of cement-fly ash, and the ratio of sand-Lapindo mud. Based on the ANOVA, it shows that the significant factors are the water-cement ratio (F value is 18.0899) and cement-aggregate ratio (F value is 8.4769). The ratio of cement-fly ash (F value is 1.2233) and the ratio of sand-Lapindo mud (F value is 1.3077) do not influence the compressive strength of concrete blocks significantly. So, the usage of fly ash and Lapindo mud does not reduce the concrete brick quality. Confirmation experiments result the compressive strength of concrete brick at 6.8475 MPa.
Keywords : Concrete Brick, Fly Ash, Lapindo Mud, Experimental Design, Taguchi Method, Compressive Strength

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 1 No 1 thn 2013, pp 57-65
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , , . Bookmark the permalink.