Perancangan Sistem Basis Data Persediaan Spare Parts Berdasarkan Frekuensi Pemakaian Pada Bengkel Resmi Sepeda Motor

PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PERSEDIAAN SPARE PARTS BERDASARKAN FREKUENSI PEMAKAIAN PADA AHASS 1380 HAUR KUNING MOTOR
Penulis : Muhammad Meidy Nur Hafidz, Mochamad Choiri &amp ARIF RAHMAN

Abstrak : Bengkel resmi sepeda motor menyediakan jasa dalam perawatan sepeda motor dan penjualan spare part. Pengelolaan data persediaan spare part sampai sekarang menggunakan Dealer Integrated Management System (DIMS). Permasalahan pada DIMS adalah keterlambatan update data karena proses input data harus menunggu file khusus dari main dealer dan tidak ada sistem alert untuk mengingatkan stok kritis. Pada penelitian ini digunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Metode SDLC memiliki lima tahap, yaitu planning, analysis, design, implementation, dan testing. Tahap planning untuk mengidentifikasi kelemahan DIMS dengan kerangka PIECES. Tahap analysis untuk mengidentifikasi fungsi dan informasi yang disediakan sistem baru, identifikasi user dan proses bisnis. Tahap design spesifikasi sistem dibuat dengan Entity Relationship Diagram (ERD) dan Data Flow Diagram (DFD). Tahap implementation untuk mengubah spesifikasi sistem menjadi program dengan software aplikasi basisdata. Tahap testing untuk menguji program. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa program dapat mengatasi keterlambatan update data karena sistem input data sudah real time dan program sudah memiliki sistem alert.
Kata kunci : Persediaan Spare Parts, Sistem Informasi, Basisdata, Analisa dan Perancangan Sistem, System Development Life Cycle, Kerangka PIECES, Entity Relationship Diagram, Data Flow Diagram.

DESIGN OF SPARE PARTS INVENTORY DATABASE SYSTEM BASED ON INVENTORY TURNOVER IN AHASS 1380 HAUR KUNING MOTOR

Abstract : An Authorized Service Station of motorcycle provides services of motorcycle maintenance and spare part sales. Current spare part inventory management uses Dealer Integrated Management System (DIMS). The problem with DIMS is the late data updating because the data input process depend on the delivered file from the main dealer and there is no notification system to alert the critical stock of spare parts. This research uses System Development Life Cycle (SDLC) method. SDLC method has five stages, namely planning, analysis, design, implementation, and testing. At planning stage, it identifies the weakness of DIMS based on PIECES framework. At analysis stage, it identifies user and functional requirements that consist of information and business processes provided by the future system. At design stage, it builds system specification using Entity Relationship Diagram (ERD) and Data Flow Diagram (DFD). At implementation stage, it translates the system specification into a program with database application software. At testing stage, it test the application prototype. The application prototype can overcome the delay in data updates because it provides real time data input system and notification system.
Keywords : Spare Parts Inventory, Information System, Database, System Analysis and Design, System Development Life Cycle, PIECES Framework, Entity Relationship Diagram, Data Flow Diagram.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 4 No 8 thn 2016, pp
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.