Perencanaan Jumlah Optimal Mesin Dan Operator Pada Divisi Produksi Cat Dasar

PERENCANAAN JUMLAH OPTIMAL MESIN DAN OPERATOR PADA DIVISI PRODUKSI CAT DASAR
Penulis : Ester Galakarta Hendrika Nainggolan, ARIF RAHMAN & Ceria Farela Mada Tantrika

Abstrak : Perusahaan produsen cat menghasilkan cat kayu, cat tembok dan cat dasar. Penelitian ini dilaksanakan pada divisi produksi cat dasar. Proses produksi cat dasar terdiri dari 2 proses yaitu proses mixer dan proses pengemasan. Proses pengemasan lebih lambat dari proses mixer, sehingga terdapat kemungkinan cat yang telah diproduksi pada hari tertentu harus ditunda pengemasannya karena masih mengemas cat yang diproduksi pada hari sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah mesin dan operator yang dibutuhkan pada proses mixer dan proses pengemasan untuk memenuhi pesanan. Dalam penelitian ini digunakan metode stopwatch time study untuk menghitung waktu siklus dan waktu baku proses mixer dan proses pengemasan. Untuk menghitung jumlah mesin, digunakan metode workload analysis. Dari metode workload analysis, jumlah mesin dan operator yang dibutuhkan pada proses mixer masih cukup yaitu sebanyak 1 mesin dan 3 operator, sedangkan jumlah mesin dan operator yang dibutuhkan pada proses pengemasan adalah maksimum sebanyak 2 mesin dan 6 operator. Penelitian ini membandingkan dua alternatif untuk proses pengemasan, yaitu alternatif 1 menggunakan waktu lembur tanpa menambah mesin dan operator dan alternatif 2 menambah mesin dan operator tanpa menggunakan waktu lembur. Pada perhitungan waktu lembur, alternatif dengan menggunakan 1 mesin dan 3 operator memiliki total waktu lembur selama 233,13 jam dan total ongkos sebesar Rp 80.817.419, sedangkan menggunakan 2 mesin dan 6 operator tidak terdapat waktu lembur dan total ongkos sebesar Rp 71.300.390.
Kata kunci : Jumlah optimal mesin dan operator, Pengukuran Kerja, Stopwatch Time Study, Waktu Baku, Workload Analysis, Waktu lembur.

OPTIMIZATION OF MACHINE AND OPERATOR REQUIREMENT PLANNING IN BASE COAT PAINT DIVISION

Abstract : A paint industry produces wood paint, wall paint and base coat paint. This research was conducted in base coat paint division. Base coat paint production process consists of 2 processes namely mixer process and packaging process. The packaging process is slower than the mixer process, so sometimes the current produced paint should be postponed to be packaged, due to the packaging process is still packing the previous produced paint. The research aims to determine the number of machines and operators required in the mixer and packaging process to fulfill orders. The research uses stopwatch time study method to calculate the cycle time and standard time of mixer process and packaging process. To calculate the number of machines, it uses workload analysis method. Based on the workload analysis result, in the mixer process the machine and operator requirement is still sufficient as many as 1 machine and 3 operators, while in the packaging process the machine and operator requirement is deficient as many as 2 machines and 6 operators.This study compared two scenarios for packaging process, there are scenario 1 uses overtime without adding machines and operators and scenario 2 adds machines and operators without using overtime. Scenario 1 using 1 machine and 3 operators has total overtime for 233.13 hours and total cost of Rp 80,817,419, while scenario 2 using 2 machines and 6 operators has no overtime and total cost of Rp 71.300.390.
Keywords : Machine and Operator Requirement, Work Measurement, Stopwatch Time Study, Standard time, Workload Analysis, Overtime.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 4 No 8 thn 2016, pp
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , . Bookmark the permalink.