Penentuan Jumlah Mesin Dan Tenaga Kerja Optimal Dengan Analisa Beban Kerja Dan Multiple Activity Chart Pada Karyawan Produksi Plywood

PENENTUAN JUMLAH MESIN DAN TENAGA KERJA OPTIMAL DENGAN ANALISA BEBAN KERJA DAN MULTIPLE ACTIVITY CHART PADA KARYAWAN PRODUKSI PLYWOOD
Penulis : Mega Puspita Audina, ARIF RAHMAN & Ratih Ardia Sari

Abstrak : Perusahaan pengolahan hasil kehutanan memproses kayu gelondongan (Log) yang berasal dari pohon sengon (Albizia Chinensis) untuk diolah menjadi bahan kayu lapis (Plywood). Produk yang dihasilkan dijual di pasar nasional. Target produksi untuk plywood 5mm beberapa kali tidak terpenuhi. Terdapat permasalahan beban kerja tidak seimbang, yang terindikasi dengan adanya beberapa tenaga kerja yang menganggur namun juga ada beberapa tenaga kerja yang menangani beberapa fasilitas kerja dengan elemen kerja yang tidak sedikit. Faktor penyebabnya diduga karena penentuan jumlah tenaga kerja dalam stasiun kerja dan pembagian kerja yang kurang berimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kebutuhan mesin dan tenaga kerja optimal berdasarkan waktu baku yang diperoleh dari pengukuran kerja pada karyawan produksi dengan menggunakan metode stopwatch time study. Selanjutnya, akan digunakan multiple activity chart untuk mengharmonisasikan pekerjaan individu atau kelompok dengan penggunaan mesin yang ada untuk mendapatkan utilisasi terbaik dari karyawan produksi dan mesin. Hasil penelitian merekomendasikan perlunya penambahan jumlah mesin pada proses Hot Press Veneer (HPV), proses Double Sizer dan proses Sander. Selain itu terdapat penambahan tenaga kerja pada proses HPV sebanyak 18 orang, pada proses Glue Spreader sebanyak 9 orang, pada proses Double Sizer sebanyak 9 orang dan pada proses Sander sebanyak 12 orang.
Kata kunci : Perusahaan Pengolahan Hasil Kehutanan, Plywood, Pengukuran Kerja, Stopwatch Time Study, Workload Analysis, Multiple Activity Chart, Kebutuhan Mesin, Kebutuhan Tenaga Kerja.

OPTIMIZATION THE NUMBER OF MACHINES AND MANPOWER USING WORKLOAD ANALYSIS AND MULTIPLE ACTIVITY CHART IN PLYWOOD MANUFACTURING

Abstract : A forestry product processing industry transforms logs of silk trees (Albizia Chinensis) into plywood material. The company sells its products in the national market. Production of 5mm plywood often fails to achieve the target. There is an unbalanced workload problem, indicated by there are some idle workers while some busy workers who have to handle several production facilities and many tasks. The causative factor are the determination of the number of workers in the work station and the division of labor that are less balanced. The purpose of this study is to determine the number of machines and manpower based on the standard time obtained from work measurements on operators by using stopwatch time study method. Furthermore, multiple activity charts will be used to harmonize individual or team work on machines operating considering the utilization of operators and machines. The result recommends to add machines in the Hot Press Veneer (HPV) process, the Double Sizer process and the Sander process. And also recommends to add manpower on the HPV process as many as 18 persons, on the Glue Spreader process as many as 9 persons, the Double Sizer process as many as 9 persons. and on the Sander process as many as 12 people.
Keywords : Forestry Product Processing Industry, Plywood, Work Measurement, Stopwatch Time Study, Workload Analysis, Multiple Activity Chart, Machines Requirement, Manpower Requirement.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 4 No 9 thn 2016, pp
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.