Analisis Line Balancing dengan Metode Heuristik Untuk Meminimasi Waktu Menganggur Pada Closing Line Di Perusahaan Sepatu

ANALISIS LINE BALANCING DENGAN METODE HEURISTIK UNTUK MEMINIMASI WAKTU MENGANGGUR PADA CLOSING LINE DI PERUSAHAAN SEPATU
Penulis : Hadinda Fitri Permatasari, ARIF RAHMAN & Ceria Farela Mada Tantrika

Abstrak : Produksi tidak seimbang dan tidak efisien terjadi di closing line, salah satu lintasan produksi di pabrik sepatu. Waktu yang dibutuhkan pada beberapa stasiun kerja memiliki selisih yang cukup jauh dari waktu siklus, yang menyebabkan besarnya waktu menganggur. Sekitar 54,44% dari total waktu produksi merupakan menganggur. Penelitian ini melakukan penyeimbangan lintasan untuk meminimasi waktu menganggur di closing line. Metode yang digunakan adalah tiga metode heuristik yaitu Ranked Positional Weight, Moodie Young, dan Region Approach. Pada kondisi awal closing line memiliki performansi yang cukup rendah dengan efisiensi lintasan 60,5%, balance delay 39,5%, dan smoothing index 11,186 menit. Metode Ranked Positional Weight memiliki efisiensi lintasan 88,9%, balance delay 11,1%, dan smoothing index 8,33 menit. Metode Moodie Young memiliki efisiensi lintasan 83,7%, balance delay 16,3%, dan smoothing index 11,94%. Metode Region Approach memiliki efisiensi lintasan 81%, balance delay 19%, dan smoothing index 12,24%. Berdasarkan Ranked Positional Weight, rancangan closing line yang direkomendasikan menggunakan 52 stasiun kerja dengan waktu siklus sebesar 7,026 menit per 6 pasang. Waktu siklus tersebut telah memenuhi target produksi perusahaan sebesar 7,08 menit per 6 pasang, sedangkan waktu siklus kondisi awal sebesar 11,676 menit per 6 pasang. Rancangan tersebut memiliki waktu menganggur yang lebih rendah dengan indikasi balance delay yang menurun dari 39,5% menjadi 11,1% dan efisiensi stasiun kerja terendah yang meningkat dari 31% menjadi 45,9%.
Kata kunci : Keseimbangan Lintasan, Ranked Positional Weight, Moodie Young, Region Aproach, Efisiensi Lintasan, Balance Delay, Smoothing Index

LINE BALANCING ANALYSIS USING HEURISTIC METHOD TO MINIMIZE IDLE TIME IN THE CLOSING LINE OF A SHOE FACTORY

Abstract : Unbalanced and inefficient production occurs at the closing line, one of the production lines in the shoe factory. At some work stations the processing times are different significantly from the cycle time, which causes the amount of idle time. About 54.44% of total production time is idle. This study makes line balancing to minimize idle time in the closing line. It uses three heuristic methods namely Ranked Positional Weight, Moodie Young, and Region Approach. The existing closing line has a low performance with a line efficiency of 60.5%, balance delay of 39.5%, and smoothing index of 11.186 minutes. The Ranked Positional Weight method has a line efficiency of 88.9%, balance delay of 11.1%, and smoothing index of 8.33 min. The Moodie Young method has line efficiency of 83.7%, balance delay of 16.3%, and smoothing index of11.94%. The Region Approach method has line efficiency of 81%, balance delay of 19%, and smoothing index of 12.24%. Based on Ranked Positional Weight result, it recommends to design the closing line with 52 work stations and cycle time of 7.026 minutes per 6 pairs. The cycle time has met the company’s production target of 7.08 minutes per 6 pairs, while the existing cycle time of 11.676 minutes per 6 pairs. The design has lower idle time with an indication of balance delay reduced from 39.5% to 11.1% and the lowest work station efficiency increased from 31% to 45.9%.
Keywords : Line Balancing, Ranked Positional Weight, Moodie Young, Region Aproach, Line Efficiency, Balance Delay, Smoothing Index.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 4 No 5 thn 2016, pp
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , . Bookmark the permalink.