Penerapan Metode Reliability Centered Maintenance II Untuk Menentukan Kebijakan Perawatan Yang Optimal Pada Forklift

PENERAPAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE II UNTUK MENENTUKAN KEBIJAKAN PERAWATAN YANG OPTIMAL PADA FORKLIFT
Penulis : Andika Purnama Putra, ARIF RAHMAN & Rakhmat Himawan

Abstrak : Perusahaan yang memproduksi gerbong kereta api mempergunakan forklift untuk menunjang proses produksinya. Kerusakan forklift menyebabkan terhambatnya produksi gerbong kereta. Untuk mengurangi tingginya downtime dibutuhkan suatu kebijakan perawatan yang optimal, agar mesin dapat beroperasi secara maksimal. Pada penelitian ini menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II. Penelitian ini dimulai dengan penentuan mesin dan komponen kritis. Selanjutnya melakukan pengolahan data kualitatif dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas penanganan dari setiap jenis kerusakan komponen kritis. Melakukan pemilihan kebijakan perawatan dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II yang dituangkan pada RCM decision worksheet. Distribusi data Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR) diperlukan untuk melakukan perhitungan interval perawatan, dan total biaya perawatan optimal. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa komponen kritis pada Forklift berdasarkan frekuensi kerusakan dan total downtime adalah komponen ban dalam dan kopling. Hasil analisis interval perawatan adalah ban dalam pecah sebesar 680 jam, kopling selip 650 jam, dan garpu pembebas kopling aus 650 jam. Dari total biaya perawatan optimal diperoleh hasil ban dalam pecah sebesar Rp 6.162.772,82, kopling selip sebesar Rp 6.282.845,75, garpu pembebas kopling aus sebesar Rp 6.180.908,11. Perbandingan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II dengan total biaya perawatan sebelumnya terjadi penurunan biaya perawatan terhadap Forklift sebesar 24,23%.
Kata kunci : Reliability Centered Maintenance (RCM) II, Maintenance, TTF, TTR, Failure Mode and Effect Analysis.

APPLICATION RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE II TO FORMALIZE EFFECTIVE MAINTENANCE POLICY FOR FORKLIFT

Abstract : A rolling stock manufacturer exploits forklift to support the railway carriages production process. Forklift failures cause inhibition of the production of railway carriages. To reduce downtime, it has to formalize an effective maintenance policy, so the forklifts will be functioning optimally. This study applies Reliability Centered Maintenance (RCM) II. First, it identifies the critical machines and components. It analyzes priority maintenance activities using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) to solve any critical component failures. It determines maintenance policy using Reliability Centered Maintenance (RCM) decision worksheet. Based on distribution of Time to Failure (TTF) and Time to Repair (TTR), it calculates preventive maintenance intervals and total maintenance cost. The study indicates tires and clutch as critical components of forklift. The results shows that the preventive maintenance interval are burst tire of 680 hours, slippage clutch of 650 hours and wear fork of clutch of 650 hours. The total maintenance cost are burst tire of Rp 6,162,772.82, slippage clutch of Rp 6,282,845.75, wear fork of clutch of Rp 6,180,908.11. Applying Reliability Centered Maintenance (RCM) II, the study reduces total maintenance cost about 24.23%.
Keywords : Reliability Centered Maintenance (RCM) II, Maintenance, TTF, TTR, Failure Mode and Effect Analysis.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 3 No 8 thn 2015, pp 1662-1673
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.