Kebijakan Perawatan Mesin Pada Departemen Rolling Mill Dengan Menggunakan Pendekatan Continuous Markov Chain

KEBIJAKAN PERAWATAN MESIN PADA DEPARTEMEN ROLLING MILL 3 DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTINUOUS MARKOV CHAIN
Penulis : Puji Wahyuning Wibowo, Oyong Novareza & ARIF RAHMAN

Abstrak : Departemen Rolling Mill 3 merupakan salah satu stasiun kerja di perusahaan yang memproduksi baja beton berukuran diameter 10 mm sampai 32 mm. Proses produksi di departemen tersebut dilaksanakan secara terus menerus. Mesin sering mengalami kerusakan dan menyebabkan tingginya nilai downtime. Salah satu proses yang memiliki downtime yang cukup besar adalah pada proses stand roll, yaitu akibat kegagalan pada komponen bearing exit guide. Karena nilai downtime yang tinggi, maka dilakukan perencanaan perawatan yang efektif untuk meminimasi terjadinya kegagalan pada proses tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode continuous markov chain dengan tujuan dapat mengetahui perubahan setiap proses yang diperhatikan di sepanjang waktu secara kontinu. Dari hasil penelitian didapatkan dua jenis kegagalan bearing exit guide, yaitu bearing exit guide bergetar dan bearing exit guide pecah. Berdasarkan hasil analisa perhitungan continuous markov chain, perencanaan perawatan dilakukan dengan menggunakan MTTF. Rekomendasi perawatan preventif untuk bearing exit guide adalah dilakukan pengencangan setiap 27 hari, dan penggantian komponen setelah 7 kali pengencangan bearing.
Kata kunci : Perawatan, Mesin rolling mill, Bearing exit guide, Continuous Markov Chain.

MAINTENANCE POLICY OF MACHINE AT 3rd ROLLING MILL DEPARTMENT USING CONTINUOUS MARKOV CHAIN

Abstract : the 3rd Rolling Mill Department is a workstation in the steel manufacturer that produces steel bar with diameter range of 10 mm to 32 mm. It carries out the unstopped production process. The machines often have failures that cause much downtime. A process that causes much downtime is roll stand process, due to the failure of the exit guide bearing components. It needs more effective maintenance planning to reduce the occurrence of failures. The study uses continuous Markov chain to assess changes in each process continuously. There are two types of exit guide bearing components, the vibrating bearing and the broken bearing. Based on the analysis of continuous Markov chain calculation, it schedules maintenance planning according to MTTF. It recommends to implement preventive maintenance policy of exit guide bearing components by tightening every 27 days, and replacement every 7 times of tightening.
Keywords : Maintenance, rolling mill machine, exit guide bearing component, Continuous Markov Chain.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 3 No 7 thn 2015, pp 1348-1357
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.