Penjadwalan Produksi Menggunakan Metode Linear Programming Untuk Minimasi Biaya Produksi

PENJADWALAN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE LINEAR PROGRAMMING UNTUK MINIMASI BIAYA PRODUKSI
Penulis : Ismi Hardiyanti , Nasir Widha Setyanto & ARIF RAHMAN

Abstrak : Perusahaan yang memproduksi keripik pisang menghasilkan dua varian rasa yaitu manis dan asin. Harga bahan baku dan permintaan produk yang berfluktuasi mengakibatkan perusahaan mengalami kesulitan dalam menentukan penjadwalan produksi, sehingga menyebabkan perusahaan mengadakan jam lembur untuk memenuhi permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jadwal produksi yang optimal dengan biaya produksi yang minimum. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan optimasi menggunakan metode Linear Programming, yaitu metode yang digunakan untuk mendapatkan solusi optimal. Langkah awal yang dilakukan adalah meramalkan permintaan produk serta harga bahan baku untuk 12 bulan mendatang menggunakan metode Dekomposisi Aditif. Selanjutnya menentukan safety stock dan kapasitas produksi, dilanjutkan membuat model matematis Linear Programming untuk penjadwalan produksi Tahun 2014 dan Tahun 2015. Hasil perbandingan biaya produksi Tahun 2014 memberikan penghematan Rp 26,022,187,- dan peningkatan keuntungan sebesar 7 % setelah menggunakan metode Linear Programming. Total biaya produksi dan keuntungan perusahaan untuk Tahun 2015 sebesar Rp 1.986.036.450,- dan Rp 376.857.550,-.
Kata kunci : Keripik Pisang, Penjadwalan Produksi, Minimasi Biaya Produksi , Linear Programming.

PRODUCTION SCHEDULING USING LINEAR PROGRAMMING METHOD TO MINIMIZE PRODUCTION COST

Abstract : A banana chips manufacturer produces two taste variants of product, sweet and salty. Fluctuating of material costs and demand impacts on production scheduling problems, thus the company has to carries out overtime to fulfill demand. This study aims to make optimal production schedule and economic production cost. It uses Linear Programming approach as optimization method to obtain the optimal solution. First, it conducts forecasting of product demand and material prices for next 12 months using Additive Decomposition method. Then it determines the safety stock and production capacity. It formulates mathematical model of Linear Programming for production scheduling in 2014 and 2015. The result shows that it provides saving of Rp 26,022,187, and increases profits of 7% in 2014. In 2015, the total production cost of Rp 1,986,036,450 and the profit of Rp 376,857,550.
Keywords : Banana Chips, Production Scheduling, Production Cost Minimization, Linear Programming.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 3 No 5 thn 2015, pp 918-928
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.