Penentuan Jumlah Operator Berdasarkan Analisa Beban Kerja Fisik Dengan Pertimbangan Cardiovascular Load

PENENTUAN JUMLAH OPERATOR BERDASARKAN ANALISA BEBAN KERJA FISIK DENGAN PERTIMBANGAN CARDIOVASCULAR LOAD
Penulis : Dessy Nurvitarini, ARIF RAHMAN & Rahmi Yuniarti

Abstrak : Pabrik Gondorukem dan Terpentin mengelola hasil hutan berupa getah pinus menjadi gondorukem (resina colophonium) dan terpentin. Departemen produksi mempunyai 7 workstation dengan 1 operator di setiap workstation. Di departemen produksi terjadi ketidakseimbangan beban kerja antar operator. Bahkan sebagian operator mendapatkan beban kerja berlebih. Sehingga menyebabkan operator tersebut mengalami kelelahan. Penelitian dimulai dengan melakukan pengukuran beban kerja fisik dengan pendekatan ergonomi. Denyut jantung selama bekerja diukur untuk menilai cardiovascular strain operator. Pengukuran waktu kerja menggunakan metode stopwatch time study untuk menetapkan waktu baku pada setiap elemen kerja. Berdasarkan data denyut jantung, selanjutnya mengidentifikasikan dan mengevaluasi workstation yang berindikasi operatornya mengalami beban kerja berlebih dan mempunyai resiko kelelahan. Kemudian menghitung kebutuhan operator di workstation yang operatornya bekerja terlalu berat, dari aspek beban kerja ataupun kuantitas elemen kerjanya. Bedasarkan hasil perhitungan persentase cardiovascular load (%CVL), terdapat 2 workstation di mana operatornya mempunyai nilai %CVL > 30%. Operator workstation 5 dan 7 mempunyai nilai %CVL melebihi batas risiko kelelahan yaitu sebesar 31,58% dan 40,21%. Operator workstation 3 bekerja dengan kuantitas elemen kerja sangat banyak dibandingkan workstation lainnya. Hasil perhitungan kebutuhan operator pada workstation 3, 5, dan 7 menunjukkan perlunya penambahan operator sebanyak 1 orang di masing-masing workstation. Maka secara keseluruhan, direkomendasikan penambahan dari 7 operator menjadi 10 operator.
Kata kunci : Beban Kerja Fisik, Cardiovascular Load, Stopwatch Time Study, Waktu Baku, Kebutuhan Operator

DETERMINING THE NUMBER OF OPERATORS USING PHYSICAL WORKLOAD ANALYSIS BASED ON CARDIOVASCULAR LOAD

Abstract : A Factory of Gum Resin and Turpentine converts forest products such as pine resin into gum resin (resina colophonium) and turpentine. The production department has 7 workstations with an operator each workstation. In the production department, there are imbalance workloads among operators. Since some operators have to work overload, they get fatigue. First, this study measures physical workload with ergonomics approach. It measures operator heart rate during work to assess operator cardiovascular strain. It measure operating time using stopwatch time study to estimate standard time each work element. Based on the heart rate data, it identifies workstations where operators have to work overload and analyzes risk of fatigue. It predicts the number of operators that are required in each workstation based on workload analysis. It identifies two risk workstations where the operators have cardiovascular load (%CVL) gt; 30% as the limit of fatigue risk. Operator of workstations 5 and 7 have %CVL of 31.58% and 40.21%. Operator of workstation 3 have to do a lot of work elements, busier than others. The result shows that workstations 3, 5, and 7 need to assign one more operator each. It recommends to add from 7 operators into 10 operators.
Keywords : Phyisical Workload, Cardiovascular Load, Stopwatch Time Study, Standard Time, Operator Requirement

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 3 No 3 thn 2015, pp 536-545
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.