Penggunaan Metode Heijunka Dalam Pemerataan Produksi Septic Tank Biofilter

PENGGUNAAN METODE HEIJUNKA DALAM PEMERATAAN PRODUKSI SEPTIC TANK BIOFILTER
Penulis : Rizki Fauzil Azhar, ARIF RAHMAN & Ihwan Hamdala

Abstrak : Sebuah perusahaan memproduksi septic tank biofilter berbagai macam ukuran mulai dari ukuran 0,5 M3 hingga 2 M3. Sistem produksi menerapkan FCFS (first come first serve) dimana mengedepankan pesanan yang dahulu datang dan ada untuk dikerjakan tanpa memperkirakan pola pergerakan pesanan yang bervariatif dan berfluktuatif. Sehingga apabila pesanan tiba-tiba dan jumlah besar, tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Pada penelitian ini dilakukan penjadwalan menggunakan metode heijunka yaitu penjadwalan produk secara merata yang menghasilkan sebuah ritme produksi. Hasil penjadwalan dengan metode heijunka didapatkan jadwal produksi sebagai berikut yakni 3A, 1D, 4A, 1B, 3A, 1C, 5A, 1E, 4A, begitu seterusnya dengan “A” SPT 0,5 M3 , “B” SPT 0,75 M3 , “C” SPT 1 M3 , “D” SPT 1,5 M3 , “E” SPT 2 M3 . Penjadwalan produksi ini juga menghasilkan jumlah safety stock setiap produk yakni SPT 0,5 M3 14 unit, SPT 0,75 M3 2 unit, SPT 1 M3 2 unit, SPT 1,5 M3 5 unit dan SPT 2 M3 2 unit.
Kata kunci : Heijunka, Pemerataan Produksi, Penjadwalan Produksi, Safety Stock, Septic Tank Biofilter..

USING HEIJUNKA METHOD IN LEVELLING PRODUCTION OF BIOFILTER SEPTIC TANK

Abstract : A workshop produces biofilter septic tanks of various sizes ranging from 0.5 M3 to 2 M3. The production system uses FCFS (first come first serve) that prioritizes the orders that have come earlier and ready to be processed, without noticing the trending pattern of varied and fluctuating demand. When the company receives large order, it needs longer time to complete it. This study makes production schedules using heijunka method that performs leveled production scheduling with cyclic rhythm of production. Production scheduling with heijunka method obtained the product sequence to be processed. The result is 3A, 1D, 4A, 1B, 3A, 1C, 5A, 1E, 4A, where “A” as SPT 0,5 M3, “B” as SPT 0.75 M3, “C” as SPT 1 M3, “D” as SPT 1.5 M3, “E” as SPT 2 M3. It also proposes safety stocks of each product that are SPT 0,5 M3 of 14 units, SPT 0.75 M3 of 2 units, SPT 1 M3 of 2 units, SPT 1.5 M3 of 5 units and SPT 2 M3 of 2 units.
Keywords : Heijunka, Production Levelling, Production Scheduling, Safety Stock, Biofilter Septic Tank.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 4 No 4 thn 2016, pp
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , , . Bookmark the permalink.