Analisis Produktivitas Dan Waste Reduction Dengan Pendekatan Metode Green Productivity

ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN WASTE REDUCTION DENGAN PENDEKATAN METODE GREEN PRODUCTIVITY
Penulis : Yurida Firdausa Wardhani, ARIF RAHMAN & Rahmi Yuniarti

Abstrak : Perusahaan rokok menghadapi permasalahan kerugian penyusutan produksi yaitu selisih massa yang signifikan antara input dan output yang dihasilkan selama proses produksi berlangsung. Massa yang hilang tersebut menjadi waste yang berupa limbah cair, limbah padat dan limbah gas. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Green Productivity yang bertujuan meningkatkan efisiensi produksi dengan minimalisasi sumber daya serta perbaikan kualitas lingkungan. Penelitian diawali dengan menghitung tingkat produktivitas yang mengacu pada neraca massa serta penyusunan alternatif solusi. Selanjutnya pemilihan berdasarkan nilai investasi, Feasibility Analysis Matrix dan Benefit Cost Ratio. Hasil perhitungan produktivitas menunjukkan terdapat 3 aktivitas dengan tingkat produktivitas terendah. Solusi yang terpilih pada sistem perendaman cengkeh yaitu pembangunan biofilter, sistem pelintingan rokok yaitu penggantian part mesin maker dan sistem perajangan tembakau berupa pengolahan limbah gagang dan debu tembakau. Alternatif ini memberikan estimasi peningkatan produktivitas, yaitu pada sistem perendaman cengkeh sebesar 32,85%, sistem pelintingan rokok 1,58% dan perajangan tembakau 4,36%.
Kata kunci : Green Productivity, Neraca Massa, Diagram Ishikawa, Feasbility Analysis Matrix, Benefit Cost Ratio.

PRODUCTIVITY ANALYSIS AND WASTE REDUCTION BASED ON GREEN PRODUCTIVITY APPROACH

Abstract : A cigarette manufacturer has production losses problem that is indicated by significant differences between input and output of production process. The mass losses are wastes that are dissolved in liquid waste, solid waste and gas waste. The study uses Green Productivity approach to increase production efficiency and to improve environmental quality. It evaluates the productivity level using mass balance. It generates several improvement alternatives. It select the most appropriate alternative based on investment cost, feasibility analysis matrix and benefit cost ratio. The results show that there are 3 systems has the low productivity level. In the tobacco immersion system, the solutions is constructing biofilter. In the cigarette rolling system, the solution is conducting part replacement of cigarette maker machine. In the tobacco chopping system, the solution is reprocessing waste and tobacco dust. These alternatives increase productivity level in tobacco immersion system of 32.85%, in cigarette rolling system of 1.58% and in tobacco chopping system of 4.36%.
Keywords : Green Productivity, Mass Balance, Ishikawa Diagram, Feasbility Analysis Matrix, Benefit Cost Ratio.

Artikel dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 4 No 1 thn 2016, pp
Artikel dapat diperiksa di situs jrmsi
Artikel dapat didownload pdf

This entry was posted in My Students and tagged , , . Bookmark the permalink.